Inilah Tanda Awal Kehamilan Minggu Pertama Setelah Berhubungan


Setelah merayakan pernikahan, pasangan suami istri akan sangat berbahagia. Berhubungan badan adalah salah satu yang ditunggu-tunggu bagi pasangan tersebut. Tak jarang dari mereka sangat ingin memiliki anak setelah menikah. Bagi para pengantin baru yang sudah sangat ingin memiliki anak,  sebaiknya perhatikan beberapa Tanda Awal Kehamilan Minggu Pertama Setelah Berhubungan berikut ini, karena banyak pasutri yang belum mengetahui Tanda Awal Kehamilan Setelah Berhubungan sehingga mereka lalai dalam memprioritaskan Calon Ibu dan Bayi.


-          Terlambat Haid

Pada umumnya wanita akan mengalami haid atau datang bulan setiap bulannya. Jika istri memiliki siklus haid yang teratur dan secara tiba-tiba siklus tersebut berubah maka bisa juga itulah tanda dari kehamilan. Terlambatnya haid merupakan tanda-tanda yang sangat mudah dikenali ketika akan menjadi seorag ibu dan memiliki caon bayi. Jika ingin lebih memastikan kembali mengapa terlambat datang bulan, maka silahkan datang ke apotik dan membel tes kehamilan atau periksakan ke dokter kandungan yang terdekat.

-          Adanya Bercak Darah Dan Sering Terjadi Kram Perut

Biasanya setelah terjadi Ovulasi (Penempelan Janin) yang berumur 8 – 10 Hari, akan terjadi siklus mirip menstruasi selanjutnya.  Kondisi ini sangat normal, karena pada masa itu, terjadi proses Implantasi.

-          Sering Meludah

Pada saat terjadi masa-masa Implantasi (Penempelan Embrio pada dinding rahim), hormon estrogen yang diproduksi tubuh wanita akan meningkat secara drastis, sehingga menyebabkan produksi air liur yang lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini tidak perlu dicemaskan, karena pada saat memasuki trisemester kedua, kondisi ini akan berangsur mereda dan bahkan hilang dengan sendirinya.

-          Mengalami Pusing dan Sakit Kepala

Pusing dan Sakit Kepala disini seringkali diabaikan oleh Calon Ibu, karena mereka biasanya merasa bahwa Pusing dan Sakit Kepala yang dialaminya adalah normal. Namun, pada saat kehamilan terjadi, biasanya pusing dan sakit kepala yang terjadi sedikit lebih parah daripada biasanya.  Hal ini terjadi akibat dari kondisi tubuh yang melemah akibat mual, lelah, serta tekanana darah rendah yang dialaminya.