Bagaimana Cara Membuat Pelancar Asi Tradisional?


Pelancar asi tradisional merupakan salah satu alternatif untuk anda yang memiliki masalah pada kelancaran keluarnya asi. Jika anda adalah ibu menyusui yang mengalami masalah seperti ini hendaknya anda memikirkan cara terbaik untuk menanggulanginya, bukan dengan memberikan susu formula untuk anak anda tetapi dengan memberikan benar-benar air asi untuk pertumbuhannya. Anda pasti sudah tahu bahwa asi merupakan salah satu unsur pembentuk otak cerdas di masa depan anak anda. Bandingkan antara anak yang minum susu asi dan susu formula? Kecerdasan yang dibawa oleh bayi anda tentu saja karena asupan nutrisi yang baik berasal dari air susu ibu yang sehat.

Melancarkan aliran asi bisa menggunakan cara tradisional, bagaimana cara membuat pelancar asi tradisional? Pelancar asi yang dikenal masyarakat umumnya adalah produk yang telah dicampur dengan berbagai ramuan kimia berbahaya, jika anda ingin mengkonsumsi obat untuk melancarkan asi hendaknya anda memilih produk tersebut dengan benar sehingga tidak menyebabkan adanya kandungan racun dalam tubuh. Banyak produsen obat nakal yang sengaja membuat ramuan obat sendiri tanpa menggunakan resep dnan takaran bahan yang asli serta benar sehingga cenderung malah membahayakan nyawa orang lain, apa alasan banyak orang memproduksi obat-obatan tanpa izin? Obat-obatan tersebut tentunya akan dijual dengan harga yang murah dan dalam jumlah yang banyak sehingga banyk orang yang membelinya. Namun keuntungan yang diraup oleh para produsen obat nakal ini kondisinya berbanding terbalik dengan para konsumennya yang harus menanggung segala akibat.


Sebagai seseorang yang bijak dalam menjaga kesehatan tubuh apalagi jika anda adalah wanita yang sedang menyusui maka harus lebih peduli terhadap kesehatan anda dan bayi anda. Cara yang bisa dilakukan untuk melancarkan asi adalah dengan pelancar asi tradisional, ramuan ini bisa dibuat dari bahan alami yang bisa ditemukan di sekitar anda. Daun katuk ialah bahan yang digunakan sebagai ramuan sejak berabad-abad yang lalu. Nenek moyang kita telah menggunakan daun katuk ini untuk menambah jumlah produksi asi.